Berenang Bersama Arus (Bag 2)

8:59:00 AM

Gue pun bertumbuh menjadi seseorang yang mudah beradaptasi dengan lingkungan, dan mungkin juga seseorang. Gue bisa bersikap sangat berbeda kepada setiap orang, biasanya gue menyesuaikan dengan kepribadian mereka dengan harapan bisa membuat mereka lebih nyaman ketika berkomunikasi dengan gue. Gue bisa jadi orang yang kalem banget, dan gue juga bisa menjadi orang yang hiperaktif banget, tergantung situasi dengan siapa gue berhadapan. Mungkin beberapa orang melihat hal tersebut menjadi sebuah kelebihan, tapi dengan mengalami sendiri gue sadar bahwa hal tersebut juga bisa menjadi sebuah kekurangan.

Tumbuh layaknya ikan yang mengikuti arus, secara tidak langsung membuat gue jadi mudah terpengaruh oleh lingkungan dimana gue berada. Gue pernah jadi orang yang alim banget karena ngumpul sama orang yang alim juga, di lain sisi gue juga menjadi seseorang yang hedon banget dan ikut-ikutan nonton konser Dj, karena pada saat itu gue berteman dengan orang dengan kebiasaan yang sama pula. Gue sempet berpikir, mungkin dengan situasi saat itu gue bisa membuat suatu terobosan baru di dalam dunia musik, yaitu EDRM, Electronic Dance Religion Music. Mungkin nanti jadinya gue akan nge-remix lagu Terangkanlah-nya Opick bareng sama Hardwell atau Martin Garrix. Ga deh, sama Zedd aja.

Meskipun ga pernah ada yang ngecap gue bermuka dua, tapi gue percaya bahwa gue punya keahlian yang mumpuni untuk menjadi orang yang bermuka dua, di depan dan belakang, kalo kanan-kiri itu namanya kaca spion.

Source: http://travelhdwallpapers.com/


Lama kelamaan gue menjadi jenuh dengan sifat gue yang seperti itu, menjadi orang lain yang bukan gue ternyata melelahkan, tapi di lain sisi gue juga masih belum tau gue ini orang yang seperti apa. Gue belum menemukan jati diri gue sendiri. Tapi gue sadar, cuma ikan mati yang mengikuti arus air. Gue tidak ingin menjadi seekor ikan yang mati, gue mau jadi ikan yang hidup dan berenang melawan arus. Gue tidak hanya mau menjadi seekor ikan yang hidup, gue mau menjadi seekor pinguin yang bisa bertahan dalam suhu ekstrim.

Gue juga pernah bermimpi untuk menjadi seekor Rajawali yang semakin besar angin akan membuat mereka semakin terbang tinggi, atau bahkan seekor laba-laba yang walaupun sarangnya (jaring) dirusak jutaan kali, maka sebanyak itu pula ia akan dengan sabar merajutnya kembali.

Tapi untuk kali ini, mungkin gue akan menjadi seekor penguin terlebih dahulu, berhenti dari arus dan memutar arah. Melawan arus untuk menemukan apa yang belum pernah gue temukan.. dan mungkin juga terlewatkan


You Might Also Like

0 komentar

Total Pageviews

Twitter Absurd